Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Skandal KDRT kandaskan Shanahan jadi menteri pertahanan AS

Tentara AS dengan anak di Afganistan

Surat kabar USA Today melaporkan bahwa FBI telah memeriksa perselisihan sembilan tahun antara Shanahan dan istrinya.

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Washington, Jubi – Penjabat Menteri Pertahanan Amerika Serikat Patrick Shanahan, harus mengubur ambisi sebagai kepala Dephan AS karena laporan bermunculan soal kekerasan dalam rumah tangganya. Kandasnya kesempatan Shanahan itu membuat kepemimpinan militer AS kembali jatuh pada ketidakpastian, saat ketegangan negara Paman Syam dengan Iran sedang meningkat.

Shanahan mengambil keputusan mengubur ambisinya yang pertama kali diumumkan Presiden AS Donald Trump di Twitter, guna menghindarkan anak-anaknya.

“Sangat disayangkan bahwa kondisi menyakitkan dan sangat dalam yang dihadapi keluarga pada masa lalu sedang diungkit-ungkit,” kata Shanahan dalam pernyataan.

Baca juga  : Diam-diam Trump kunjungi tentara AS di Irak

Loading...
;

AS akan tempatkan 1.000 tentara di polandia

AS bakal tarik 5 ribu tentara dari Afghanistan

Shanahan sebelumnya adalah seorang pejabat tinggi di Boeing. Beberapa jam sebelum menunjuk Kepala Staff Angkatan Darat, Mark Esper untuk menggantikan Shanahan sebagai penjabat menteri pertahanan, Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa ia ingin mencalonkan Esper sebagai menteri pertahanan.

Esper adalah mantan pejabat tinggi perusahaan pembuat alat pertahanan, Raytheon, dan veteran angkatan darat.

Sedangkan Shanahan, 56 tahun, menjabat sebagai menteri pertahanan sementara pada Januari setelah Menteri Pertahanan Jim Mattis tiba-tiba mengundurkan diri karena ketidaksepahaman dengan Trump menyangkut kebijakan.

Shanahan sebelumnya dijadwalkan menghadiri sidang peneguhan pencalonan di depan para senator AS ketika dugaan soal kasus kekerasan dalam rumah tangganya muncul di tengah pemeriksaan latar belakang yang dijalankan Biro Penyelidik Federal (FBI).

Surat kabar USA Today melaporkan bahwa FBI telah memeriksa perselisihan sembilan tahun antara Shanahan dan istrinya.

Baca juga : Pentagon pertimbangkan tambah pasukan ke Timur Tengah

AS berencana kerahkan militer terkait Iran

USA Today melaporkan bahwa Shanahan, dalam pernyataan pada Senin (17/6) larut malam, mengatakan bahwa ia “tidak pernah menyerang” mantan istrinya.

Menurut laporan itu, Shanahan dan istrinya sama-sama saling pukul, bahkan istrinya ditahan setelah kejadian tersebut namun tuntutan digugurkan.

Koran Washington Post juga melaporkan bahwa remaja putra Shanahan diduga memukul ibunya dengan tongkat bisbol pada 2011, saat keluarga Shanahan sudah tercerai berai. Pemukulan itu menyebabkan sang ibu tidak sadarkan diri dalam keadaan berlumuran darah.

Shanahan menjadi sosok terkemuka pada saat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat dalam pekan-pekan belakangan.

Shanahan jugalah yang mengumumkan Amerika Serikat akan mengerahkan sekitar 1.000 tentara tambahan ke Timur Tengah atas kekhawatiran soal ancaman dari Iran. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top