Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Soal anggaran kurang, DPMK belum terima laporan

Kepala DPMK Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, saat diwawancarai media beberapa waktu lalu – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan pihaknya belum menerima adanya laporan terkait kekurangan dana yang diterima oleh setiap kampung.

Menurutnya, anggaran yang diterima oleh masing-masing kampung akan dipergunakan sesuai dengan pengusulan yang tercantum dalam Anggaran Pembiayaan Belanja Kampung (APBK) yang telah tersusun berdasarkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) yang dilaksanakan di masing-masing kampung.

“Kalau ada yang merasa kurang, maka harus perhatikan apa yang telah diusulkan dalam musrembang,” jelas Elisa saat dihubungi di Sentani, Minggu (17/11/2019).

Dikatakan, sesungguhnya program Kampung Adat yang dibentuk saat ini akan berjalan maksimal apabila adanya partisipasi semua masyarakat di masing-masing kampung.

Loading...
;

“Adanya kekurangan dalam menjalankan pemerintahan kampung adat, saya pikir itu adalah hal biasa. Secara perlahan juga akan berubah menjadi baik,” ujarnya.

Untuk itu, Elisa berharap agar setiap kampung adat terus melakukan inovasi dan menjalankan sistem pemerintahan kampung adat sesuai dengan struktur dan tugas serta fungsinya.

“Yang sudah jadi kampung adat saat ini 14 kampung, kita akan terus berupaya untuk kampung-kampung yang lain. Pada (tahun) 2020 nanti, saya yakin pemerintah kampung adat sudah berjalan secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, pemerhati dan penggiat kampung adat di Kabupaten Jayapura, Edison Ohoiwutun, mengatakan pemerintah harus secepatnya melakukan perubahan administrasi dokumen kampung yang ada di Kementerian Dalam Negeri, agar proses pelaksanaan pemerintahan kampung adat juga dapat berjalan dengan baik.

“Dokumen kampung saat ini adalah dokumen kampung dinas, oleh sebab itu perlu melakukan perubahan administrasinya sehingga mendapat pengkodean dan penomoran kampung sebagai kampung adat,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top