Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Stok berkurang, harga pinang di Pasar Pharaa melambung

Seorang ibu penjual pinang di Pasar Pharaa Sentani – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani Jubi – Sejak sebulan terakhir harga buah pinang di Pasar Pharaa Sentani Kabupaten Jayapura melonjak. Harga pinang super dari Rp300 ribu per karung 25 kilogram, naik menjadi Rp800 ribu. Penyebabnya adalah pohon pinang yang mengering dan tidak berbuah baik.

Ribka Ibo, perempuan asal Sentani, yang sehari-hari berjualan pinang di Pasar Pharaa Sentani, mengatakan buah pinang sudah naik sejak sebulan terakhir.

“Harga pinang sudah naik dari bulan Juli dan awal Agustus ini. Pinang yang ada ini sebagian besar didatangkan dari luar Sentani, seperti Abe, Arso, Koya, dan daerah lainnya,” jelasnya kepada Jubi, Rabu (14/8/2019).

Ribka menjelaskan faktor cuaca yang menyebabkab stok pinang di pasar berkurang dan harga melambung.

Loading...
;

“Sekarang ini kan musim panas dan juga ada pinang-pinang yang kena kikisan dari banjir kemarin jadi mulai mengering tidak berbuah baik,” jelasnya.

“Harga jual juga naik kalau harga normal itu Rp300 ribu naik menjadi Rp700 ribu. Itu pinang biasa saja, kalau pinang super normalnya Rp300 ribu naik menjadi Rp800 ribu. Pinang ini dalam karung ukuran 25 kilo. Kalau yang tumpuk yang biasa dijual Rp30ribu, sekarang menjadi Rp50 ribu,” imbuhnya.

Ribka menjelaskan dengan naiknya harga jual pinang ini membawa keuntungan bagi penjual.

“Harga pinang naik begini itu kah penjual untung juga. Kami bisa dapat dua kali lipat dari hari biasa kami jualan. Dalam sehari biasa dapat Rp300 ribu , sekarang bisa Rp500 ribu dan juga ada yang sampai Rp1 juta,” katanya.

Wiklif Ondy, yang biasa mengkonsumsi pinang, mengatakan dengan harga pinang naik seperti sekarang ini ia sudah jarang membelinya di pasar.

“Ambil pinang yang di kebun saja untuk makan yang penting ke pasar itu beli sirih,” katanya.

Katanya pinang-pinang yang di pohon memang bisa dijual namun banyak buah pinang yang dicuri.

“Pencuri juga lincah jadi mau jual bagaimana, susah juga,” kata Ondy. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top