Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Surat perintah referendum Bougainville diserahkan

Kepala Komisi Referendum Bougainville (BRC), mantan Perdana Menteri Irlandia, Bertie Ahern, menerima surat perintah referendum dari Gubernur Jenderal PNG, Sir Bob Dadae. – RNZI/BRC

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Port Moreby, Jubi – Pria yang mengepalai Komisi Referendum Bougainville (BRC), juga mantan Perdana Menteri Irlandia, Bertie Ahern, berkata dia ingin proses pemungutan suara ini menjadi sebuah perayaan yang memuaskan.

Ahern, memberikan sambutan setelah menerima surat perintah referendum dari Gubernur Jenderal PNG, Sir Bob Dadae, Jumat kemarin (27/9/2019), ia berharap pemilihan ini akan menjadi kelanjutan dari proses perdamaian yang berlangsung hampir dua puluh tahun.

Orang-orang Bougainville harus memilih, apakah mereka ingin merdeka atau memiliki otonomi yang lebih besar di dalam PNG.

Menurut Ahern, “kredibilitas, atau kualitas hasil referendum ini akan didasarkan pekerjaan BRC dalam melakukan tugasnya, dari para pemimpin dan komunitas di Bougainville dan di tempat-tempat lainnya di PNG, memberikan setiap pemilih yang sah kesempatan untuk menggunakan suara mereka, baik untuk memilih merdeka atau otonomi yang lebih besar.”

Loading...
;

Tanggal-tanggal penting dalam surat perintah tersebut adalah periode untuk memilih dari 23 November hingga 7 Desember, dan penetapan tanggal 20 Desember sebagai tanggal terakhir untuk mengembalikan surat ini bersama dengan hasil jumlah suara, untuk setiap opsi dan jumlah suara tidak resmi.

Namun, BRC telah menekankan sekali lagi, bahwa tidak akan ada deklarasi pilihan mana yang menang atau kalah, karena dalam undang-undang tidak ada ambang batas tertentu yang harus dicapai. Keputusan ini adalah kolaborasi antara kedua pemerintah dengan parlemen pusat PNG untuk menentukan hasil akhir.

Ia lalu mengucapkan selamat kepada kedua pemerintah dan rakyat Bougainville karena telah mencapai titik ini – satu langkah lagi dalam proses perdamaian yang bersejarah ini.

Dia mengingatkan bahwa seluruh dunia sedang menyaksikan proses ini, dan menegaskan bahwa BRC tidak mengambil posisi apa pun dari kedua pilihan.

“Peran kami hanyalah: untuk memberi orang-orang Bougainville kesempatan untuk memilih secara bebas dan adil – mendaftarkan masyarakat, melakukan sosialisasi, memastikan pemungutan suara ini dapat diakses oleh semua orang dan inklusif, dan menyediakan prosedur untuk pengamatan dari orang lain.” (RNZI)


Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top