Syarat Pordis dengan membayar sampah belum dipahami peserta

Syarat Pordis dengan membayar sampah belum dipahami peserta

Pengepresan sampah kertas di bank sampah Kenambai Umbai – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Direktur Bank Sampah Kenambai Umbai, Wawa Febriyanti, mengatakan syarat mutlak yang diberikan oleh Panitia Pekan Olahraga Distrik (Pordis) terkait sampah yang harus dikonversikan sebagai nilai uang dalam pendaftaran, masih belum dipahami baik oleh peserta lomba.

Kendati demikian ada sejumlah peserta yang telah memahami mana sampah yang bisa dikonversikan ke rupiah.

Menurutnya, sampah yang harus dibawa ke bank sampah adalah sampah plastik seperti botol minuman air mineral, botol bekas oli, galon air yang sudah pecah, serta bahan kertas seperti kardus dan karton yang biasa digunakan dalam membungkus barang produksi yang tidak lagi digunakan di setiap ruko.

“Kalau mau cari sampah seperti itu, saya kira banyak sekali di selokan bahkan kalau mau di pinggiran Danau Sentani sangat banyak,” ujar Wawa, sapaan akrabnya, saat ditemui di Kantor Distrik Sentani, Selasa (21/5/2019).

Dikatakan, untuk syarat konversi dalam nominal uang sebesar Rp1,5 juta maka berat sampah yang dibutuhkan adalah satu ton. Untuk mendapatkan sampah seberat itu, pasti dibutuhkan kerjasama tim.

“Misalnya satu tim sepak bola ada 12 orang, kalau dibebankan setiap anak untuk mencari 100 kilogram, berarti jumlah tersebut bisa dipenuhi,” jelasnya.

Wawa juga mengatakan jumlah satu ton sudah ada yang pernah mengkonversinya di bank sampah, bahkan lebih dari satu ton juga ada. Sehingga hal-hal seperti ini perlu kesadaran dan juga kerja tim untuk mendapatkannya.

“Olahraga juga membutuhkan tempat yang nyaman dan bersih, tetapi apa yang dilakukan oleh panitia penyelenggara sangat baik sebagai wahana sosialisasi dan penyadaran diri kepada semua masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Distrik Sentani, Budi P. Yoku, mengatakan batas yang diberikan untuk pendaftaran semua cabang olahraga adalah 25 Mei.

“Tetapi, apabila syarat pendaftaran yang diminta oleh panitia tidak memenuhi kuota maka ada perpanjangan waktu pendaftaran yang akan disampaikan kembali oleh panitia penyelenggara,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)