Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tak ada kampung fiktif di Papua Barat

Warga Distrik Anggi kabupaten Pegaf. Pemekaran kampung di Papua Barat menjamur, Pemerintah antisipasi kampung fiktif. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua Barat tak mau kecolongan dengan adanya kampung fiktif penerima Dana Desa (DD) di wilayah administrasinya.

Agustinus Rumbino, Kepala biro Pemerintahan Provinsi Papua Barat mengatakan tak menutup kemungkinan kasus serupa terjadi di wilayah Papua Barat.

“Kami belum lakukan survei lapangan dan kami akan lakukan untuk mengantisipasi hal itu. Tidak menutup kemungkinan kasus seperti ini terjadi di Papua Barat,” ujar Rumbino kepada wartawan belum lama ini.

Rumbino mengatakan, jumlah kampung di Papua Barat saat ini sekitar 1.700. Saat ini pun masih banyak usulan pembentukan kampung dan kelurahan baru yang jumlahnya mencapai 1.000 lebih.

Loading...
;

Sebagai langkah antisipasi, katanya, Biro Pemerintahan akan lebih selektif dalam menindaklanjuti usulan pemekaran kampung dan kelurahan dari kabupaten/kota tersebut.

“Ada kecenderungan bahwa ada motivasi politik juga harapan agar bisa mendapat dana desa yang gelontorkan pemerintah pusat. Tapi kami berharap usulan pembentukan kampung baru ini memperhatikan persyaratan,” ujarnya.

Dikatakan Rumbino, bahwa saat ini Papua Barat sedang menerapkan moratorium atau penghentian sementara pemekaran kampung dan kelurahan. Pihaknya sedang fokus melakukan pembinaan kampung-kampung yang ada.

Sementara, kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat, Lince Idorway, mengatakan sampai saat ini belum ada informasi tentang keberadaan kampung fiktif.

Idorway mengaku, dia belum dapat memberikan informasi tentang kampung fiktif karena saat ini timnya sedang melakukan kegiatan lain di lapangan.

“Kami sendiri belum terima informasi tentang kampung fiktif. Tim kami lagi di lapangan tapi bukan untuk survei kampung fiktif,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top