Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Temuan cacing hati hewan kurban di Mataram meningkat

Ilustrasi domba hewan kurban, pixabay.com

Sulit mengetahui sistem pemeliharaan yang diterapkan oleh peternak

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Mataram, Jubi – Jumlah kasus cacing hati pada hewan kurban jenis sapi di Mataram pada Idul Adha tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu. Tercatat pada tahun lalu jumlah kasus cacing hati yang ditemukan tim pemeriksa hewan tidak sampai 10 ekor.

“Tapi pada tahun ini ditemukan sebanyak 12 kasus, itupun hasil laporan sampai H+2 Idul Adha,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Mutawalli, Selasa, (13/8/2019).

Baca juga : Ditemukan Cacing pada 16 Hewan Kurban di Jayapura

Loading...
;

Dinas Peternakan sosialisasi cara sembelih hewan kurban  

Tenaga Medis Disiagakan di Lokasi Pemotongan Hewan

Mutawalli merincikan, pada hari Minggu (11/8/2019) jumlah hewan kurban yang terjangkit cacing hati sebanyak empat ekor ditemukan di Kekalik Jaya, Jempong Baru, dan dua ekor di Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela.

Sedangkan di pemotongan saat H+2 Hari Raya Idul Adha, ditemukan delapan ekor yang terjangkit penyakit cacing hati, salah satunya di Kecamatan Cakranegara.

“Hati sapi yang terinfeksi cacing hati semuanya sudah dimusnahkan dengan cara dibakar oleh petugas untuk mengantisipasi agar tidak dikonsumsi masyarakat,” kata Mutawali menjelaskan.

Meningkatnya temuan cacing hati ini dipengaruhi oleh makanan, karena banyak sapi yang ada digembalakan dengan cara bebas.

“Artinya, dibiarkan di padang rumput dan makan dengan bebas,” katanya.

Padahal, untuk menjaga kualitas daging sapi, rumput yang diberikan harus dicuci terlebih dahulu seperti halnya para peternak sapi yang menggunakan pola pemeliharaan kandang.

Catatan Pemkot Mataram, hewan kurban yang dipotong di wilayah setempat lebih banyak didatangkan dari luar Kota Mataram seperti Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur. Hal itu menjadi alasan sulit mengetahui sistem pemeliharaan yang diterapkan oleh peternak. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top