Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Terduga pembakar kantor DPR PB di Manokwari ditahan polisi

Pembakaran Kantor DPR Papua Barat di Manokwari. Polisi bekuk satu terduga pelaku. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Tim investigasi gabungan Polda Papua Barat baru saja menahan satu terduga pelaku pembakaran kantor DPR dan MRP Papua Barat dalam kericuhan demonstrasi di Manokwari, Senin (19/8/2019).

Kapolda Papua Barat, Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, timnya masih terus melakukan pengembangan untuk memastikan otak dibalik pembakaran dua gedung wakil rakyat itu.

“Tim kami sudah melakukan investigasi lapangan pasca ricuhnya demonstran hingga pembakaran kantor DPR dan MRP Papua Barat. Baru satu terduga pelaku yang kami amankan, dan kita jamin bahwa dia baik-baik saja,” ujar Kapolda Nahak di Manokwari.

Dia juga mengatakan, terlepas dari aksi demonstrasi untuk menyampaikan pendapat di muka umum, tindakan pengrusakan, penjarahan hingga pembakaran tentunya berdampak hukum.

Loading...
;

“Jadi, kami lagi kerja. Untuk demonstrasi tidak kami persoalkan, karena itu hak warga negara. Namun untuk pengerusakan, penjarahan  dan pembakaran tetap diproses hukum karena jadi atensi Gubernur dan seluruh tokoh di Manokwari,” ujar Nahak.

Nahak juga mengimbau kepada warga Manokwari dan sekitarnya, tidak perlu merasa tertekan atau tidak leluasa dengan adanya penambahan pasukan. Karena, pasukan yang ditambahkan hanya untuk membantu personel keamanan di Manokwari dan Sorong.

“Untuk penambahan pasukan, perlu saya jelaskan lagi bahwa tujuannya bukan untuk menakut-nakuti warga, tapi dengan adanya penambahan pasukan kita bisa berikan jaminan keamanan. Kalau sudah aman, pasti mereka akan ditarik kembali,” ujarnya.

Sementara, ketua fraksi Otsus DPR Papua Barat, Yan Anthon Yoteni menyayangkan sikap sejumlah oknum yang dengan sengaja memanfaatkan momen aksi demo mahasiswa untuk melakukan kejahatan penjarahan, pengerusakan dan pembakaran.

Diapun mengaku, bahwa satu unit mobil pribadinya ikut ludes dibakar karena diparkir persis didepan kantor DPR Papua Barat. Bahkan, rencana awal untuk terima aspirasi mahasiswa pedemo juga belum sempat dilakukan karena kantor DPR lebih dulu dibakar sebelum demonstran tiba.

“Aksi-aksi sebelumnya, memang sudah dikoordinasikan. Tapi aksi kemarin, memang aneh, karena massa aksi belum tiba di kantor DPR tapi kantor lebih dulu dibakar. Bahkan satu dari dua unit mobil yang terbakar di depan kantor itu punya saya,” ujar Yoteni.

Dia berharap, aksi untuk menuntut nama baik yang dilecehkan dengan kalimat ‘rasis’, seharusnya tidak dengan cara-cara merusak fasilitas umum. Karena akan menghambat pelayanan publik dibidang legislatif.

Posisi kantor DPR dan kantor MRP Papua Barat saling berhadapan, tepatnya di Jalan Siliwangi Distrik Manokwari Barat.  Kantor MRP Papua Barat selama ini menggunakan gedung bekas kantor Gubernur Papua Barat. (*)

 

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top