Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tiga tahun memimpin, Bupati Yahukimo sampaikan hasil pembangunan

Bupati Yahukimo Abock Busup (tengah), didampingi Sekda Tarully Maniagasi (Kiri) dan moderator Ketua KPMY Habel Busup – Jubi/Piter Lokon.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Bupati Yahukimo, Abock Busup menyampaikan berbagai hasil pembangunan selama tiga tahun kepemimpinannya dihadapan ratusan mahasiswa yang hadir dalam diskusi terbuka di Hom Hotel, Jayapura, Sabtu (23/2/2019) lalu.

Abock Busup mengatakan, selain untuk menyampaikan hasil pembangunan di masa kepemimpinannya, diskusi ini juga digelar untuk mendengar aspirasi para mahasiswa terkait pembangunan yang perlu dilakukan untuk membangun Yahukimo kedepan.

“Kita sudah sampaikan apa yang sudah kerja dan berapa yang sudah tercapai. Supaya Mahasiswa bisa ikuti lalu masukkan program untuk tahun 2020,” kata Bupati Yahukimo Abock Busup.

Dalam diskusi tersebut, Bupati mempresentasikan pembangunan yang sudah dan sedang kerjakan. Seperti pembangunan Pusksesmas, sekolah, kantor distrik, alat penerangan, pembangunan jaringan telkomunikasi, pembangunan perhubungan, perpanjangan lapangan terbang, pelabuhan Peipera, dan pembangunan empat ruas jalan yang sedang dikerjakan.

Loading...
;

“Dalam pembagian pembangunan kita tidak pilih kasih tetapi bagi sama asas keadilan. Setiap daerah perwakilan dapat. Tidak semua bisa dapat karena daerah kami luas, medan sulit, penduduknya besar tapi anggarannya masih kurang, maka kita berikan perwakilan setiap daerah,” lanjut Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga mendapat banyak informasi dari mahasiswa terkait pelayanan pendidikan dan kesehatan di lapangan. Ia mengakui masih perlu banyak pembenahan di dua sektor utama itu. Karena itulah Bupati membutuhkan informasi dari masyarakat tentang apa yang perlu dibenahi sehingga bisa menjadi prioritas pada tahun 2020 mendatang.

“Jadi, persoalan desa ini ditangani dinas teknis DPMK harus dipertegas. Sedangkan untuk ASN pemalas, itukan kita sudah kasih jabatan kepada orang asli Papua 75 persen dengan harapan mereka bisa kerja keras, tapi mereka itu masih pemalas. Seharusnya ini kepercayaan dijaga dan bisa kerja keras. Maka solusinya kita akan rolling (tukar) jabatan supaya ada perubahan sistem kerja. Kemudian mereka juga akan diberikan bimbingan teknis (Bimtek) fungsi kerja,” kata Bupati.

Bupati juga mengapresiasi pengurus KPMY (Komunitas Pelajar Mahasiswa Yahukimo) karena berinisiatif melaksanakan kegiatan diskusi. Diharapkan juga agar pengurus baru terus melakukan kegiatan serupa pada tahun mendatang dengan melibatkan Pemda.

“Kami memberikan apresiasi kepada pengurus sekarang atas program ini, dan kami berharap juga pengurus baru perbanyak diskusi supaya kita bisa saling menerima,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemerintah juga akan melaksanakan kegiatan yang sama di Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Jogjakarta dan di Jakarta.

“Supaya visi misi kita sampaikan dengan diskusi yang sama. Biayanya akan ditanggung Pemda dan kita akan kirim supaya mereka persiapkan,” kata Bupati.

Sementara itu, Ketua KPMY Habel Busup mengatakan, diskusi itu merupakan program masa kepemimpinannya. Diskusi ini diharapkan bisa menjawab berbagai pertanyaan yang ingin diajukan mahasiswa kepada pemerintah daerah.

“Jadi mahasiswa kita sebagai agen kontrol masyarakat, kontrol sosial dan kontrol Pemerintah yang ada. Mahasiswa punya hak untuk mengkritisi, memberi masukan dan solusi. Apa yang kita sampaikan kepada Bapak Bupati, Sekda dan Ketua DPRD itu adalah harapan kami mahasiswa dan masyarakat Yahukimo,” kata Busup.(*)

 

Editor      : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top