Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tim gateball Cruzer Jayapura juara dua di Bali

Tim gateball Cruzer Jayapura ikut turnamen gateball di Bali – Jubi/Pergatsi Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ambisi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Papua menjadi juara umum pada “Open Bali Turnamen Gateball” 2019, terganjal.

Turnamen yang berlangsung di lapangan Taman Indah Jepun, Denpasar, Bali selama dua hari, 23-24 Maret, Papua diwakili tim gateball Cruzer Jayapura.

Di babak final, Minggu (24/3/2019) sore, Cruzer Jayapura menyerah atas tuan rumah, tim Badung Bali, dengan skor 11-8.

Sebelum melangkah ke final, Cruzer Jayapura menghempaskan tim Pergatsi Denpasar yang diproyeksikan sebagai tim inti gateball PON Bali dengan skor 14-11.

Loading...
;

Cruzer Jayapura puas sebagai runner up dan berhak atas piala serta uang pembinaan Rp 20 juta. Juara 3 diraih Pergatsi Denpasar.

Kategori Tripel keluar sebagai juara pertama BBPJN Mataram, juara kedua Pergatsi Sulawesi Utara (Sulut), dan juara tiga BBPJN Surabaya.

Sedangkan nomor double beregu mempertemukan Sulawesi Utara (Sulut) menantang Mahakam Samarinda, dimenangkan Sulut, sekaligus tampil sebagai juara.

Juara kedua tim Retto Solo dan juara ketiga Mahakam Samarinda.

Harapan Cruzer Jayapura meraih juara umum sirna, setelah di babak 16 besar kategori Double Campuran dan Triple Campuran kalah atas lawan-lawanya.

Kategori Beregu Campuran, Cruzer Jayapura tampil sebagai juara grup dan melangkah ke babak perdelapan final.

Di babak 8 besar berhasil mengalahkan Pergatsi Gianyar dengan skor 15-8. Di babak semifinal menumbangkan Dozer Manado dengan skor 23-7.

Manajer tim gateball Papua, Saudara Hutabalian, mengatakan sebelum terjun di turnamen ini para atlet sudah digembleng latihan rutin selama 4 bulan dibawah arahan pelatih Andi Suardi.

Bahkan Hutabalian sesumbar siap membawa piala kepala BBPJN VIII Bali ke Papua, kenyataan tidak sesuai yang diinginkan.

“Target kita adalah juara umum,” katanya.

Rilis yang diterima Jubi, Minggu (24/3/2019), Pergatsi Papua mengutus 13 atlet dan mengikuti tiga nomor pertandingan yakni double campuran, triple campuran, dan beregu campuran.

Pelatih gateball Papua, Andi Suardi, mengatakan para atlet sudah tampil maksimal pada Bali Open, walau hasil akhir tidak sesuai yang diharapkan.

“Untuk persiapan Bali Open, atlet dilatih selama 3 minggu. Meskipun waktu terlihat singkat. Tapi pemain ini semua selalu rutin latihan di lapangan Gateball KONI Papua dan lapangan kantor Balai Besar Jalan dan Jembatan,” ujarnya.

Ketua Umum Pergatsi Bali, I Gusti Ngurah Atngana, menilai Open Bali Turnamen Gateball sangat penting dalam mencari bibit-bibit unggul atlet gateball di Indonesia, khususnya bagi provinsi Bali.

“Ajang ini kesempatan untuk mencari atlet-atlet gateball di Bali. Memang tidak semua yang hadir ini murni untuk menjadi atlet gateball. Ada peserta yang hadir untuk meramaikan saja,” ujarnya.

Turnamen ini ajang pemanasan menuju kualifikasi PON di Jakarta, September mendatang dan PON XX/2020 di Papua.

“Tentu semua Pergatsi yang hadir disini pasti bahagia semua. Lantaran 5 kategori akan dipertandingkan di Pra PON dan PON XX tahun 2020 di Papua. Oleh karena itu, tanpa kecuali saya minta semua daerah untuk.mempersiapkan atletnya dengan baik menghadapi Pra PON dan PON XX/2020,” pesan I Gusti Ngurah Atngana.

Open Bali Turnamen Gateball kali ini memperlombakan 3 kategori yakni kategori double campuran diikuti 23 tim. Triple campuran 21 tim dan kategori beregu campuran 23 tim. Total seluruhnya 67 tim dan jumlah atlet 532 dari 22 provinsi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top