Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

TNI dan Polri turunkan 8.410 personil amankan pelaksanaan PON XX

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigadir Jenderal TNI Irham Waroihan dan Wakapolda Papua Brigjen. Pol. Yakobus Marjuki saat menyaksikan penandatangan MoU dengan Kepala Daerah cluster penyelenggara, KONI Pusat dan Forkopimda menjamin kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, 2020 di Papua – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional XX semakin dekat. Berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan gelaran olahraga nasional ini berjalan sukses. Tak terkecuali persiapan pengamanan yang dilakukan TNI/Polri.

Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) Brigadir Jenderal TNI Irham Waroihan mengaku sudah berkoordinasi dengan Polda Papua dan stakeholder lainnya untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, 2020 di tanah Papua.

Aparat keamanan yang akan diturunkan sebanyak 8.410 petugas yang terdiri dari 4.250 TNI, 3.500 Polisi, 600 Satpol PP dan 50 orang Basarnas.

“Secara strategis, kami akan melaksanakan pengamanan terhadap semua personil, material dan kegiatan PON itu sendiri. Ada beberapa langkah yang akan kami ambil, dan berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan serta stakeholder mulai dari Kepolsian, BIN, atau satuan yang berkaitan dengan pengamanan,” kata Irham, Rabu (11/12/2019) di Jayapura.

Kata Irham, 8.410 aparat kemanan tersebut belum termasuk melakukan pengamanan di Bandara Yapen dan Jayawijaya, dimana dua kabupaten tersebut menjadi tempat lintasannya Obor PON XX.

Loading...
;

“Tentunya (jumlah ) personil fleksibel dan disesuai dengan kebutuhan. Setidaknya, perubahan ini tidak signifikan. Intinya bahwa kami mengedepankan tindakan preventif dalam melakukan pengamanan. Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga, mendukung terselenggaranya PON XX di tanah Papua,” katanya.

Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Yakobus Marjuki menambahkan, untuk pengamanan PON, Polda Papua sudah memetakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Kami juga mengadakan yang berkaitan dengan ancaman terorisme, kami juga sudah meminta untuk personil yang memang membidangi terorisme di Papua, dan kemarin, ada beberapa sudah membuat bom, dan kami sudah menangkap 8 orang terduga terorisme di Papua. Jaringan JAT yang ada di Lampung dan Medan,” ujanrya. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top