HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tokoh adat dan agama di Papua dikerahkan sosialisasikan PIN Polio II

Tokoh adat dan agama di Papua dikerahkan sosialisasikan PIN Polio II

Ilustrasi Imunisasi. Jubi/dok

Jayapura, Jubi- Sudah berjalan satu bulan lebih PIN Polio tahap ke II di Provinsi Papua terus dilakukan.

FX.Irianto dari Yayasan Gerakan Peduli Anak Indonesia (GAPAI) Papua kepada wartawan mengatakan, setelah berkolaborasi dengan Dinkes Papua dan Unicef, pihaknya sampai saat ini masih di lakukan imunisasi polio di kabupaten kota di provinsi Papua.

“ Untuk mensosialisasikan PIN polio tahap ke II di Provinsi Papua, kami sudah sudah melatih lokaliter di 16 kabupaten ,” kata dia Kamis (13/6/2019) di Jayapura, di selapelatihan interpestasi data yang dilakukan oleh Unicef, Dinkes Papua dan yayasan GAPAI Papua di Jayapura.

Tujuan lokaliter adalah memberitahukan kepada masyarakat tentang pentingnya PIN polio tahap ke II. Para lokaliter adalah perwakilan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Setelah para lokaliter memberikan informasi kepada masyarakat, maka para tenaga kesehatan turun untuk melakukan imunisasi polio .

Dan dia juga menjelaskan pelaksanan imunisasi di Papua tidak mudah untuk dilakukan secepatnya. Karena kondisi geografis yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua pertanggal 12 Juni 2019 dalam PIN polio tahap II di kabupatan/kota sudah mencapai 50,44 persen. “Sedangkan tingkat propinsi baru mencapai 48,21 persen,” jelas survailans dan imunisasi Dinkes Papua, Togu Sihombing.

Adapun kabupaten yang masih dalam tanda merah adalah Mambramo Raya, Tolikara, Jayawijaya,Intan Jaya Lani Jaya, Dogiyai, Paniai, Pegunungan Bintang, Mimika, Puncak Jaya. Sedangkan kabupaten Nduga masih sangat rendah.(*)

Editor: Syam Terrajana

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)