HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tokoh Grimenawa sambut baik pencabutan moratorium DOB di Papua

Tokoh Grimenawa sambut baik pencabutan moratorium DOB di Papua

Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Abraham Demonggreng, saat diwawancarai – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Rencana Pemerintah Pusat dalam dekat akan mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua, mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Grimenawa, yang juga anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Abraham Demonggreng.

Abraham menilai apa yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat tentang pencabutan moratorium DOB yang sebelumnya dihentikan pada 4 Oktober 2016 lalu, tidak terlepas dari upaya dan kerja keras para tokoh adat, masyarakat, dan Bupati Jayapura.

“Walaupun dihentikan sementara pada Oktober 2016 lalu, tetapi Mendagri memanggil semua kepala daerah untuk menandatangani surat pernyataan di atas meterai Rp6 ribu. Di mana isi pernyataan surat tersebut bahwa setiap DOB yang telah mengusulkan pemekaran siap untuk dimekarkan. Kabupaten Jayapura waktu itu diwakili oleh Sekda dan hasilnya sudah kami laporkan langsung kepada Bupati Jayapura,” ujar Demonggreng, saat ditemui di kantornya, Rabu (26/6/2019).

Ia juga mengatakan untuk Grimenawa dari sisi kesiapan, baik tempat, lokasi, sumber daya manusia, sumber daya alam, serta infrastruktur pendukung lainnya, sudah siap ketika dimekarkan dari kabupaten induk.

“Ada wacana juga untuk Nawa ke depan bisa dimekarkan sendiri. Oleh sebab itu selaku tokoh Grime saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati Jayapura, tetapi juga Pemerintah Pusat atas inisiatif pencabutan moratorium daerah otonom baru, khususnya di Kabupaten Jayapura,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, dalam pertemuan dengan Deputi V di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, beberapa waktu lalu, mengatakan rencana pencabutan moratorium DOB khusus Kabupaten Jayapura akan ditindaklanjuti dengan pertemuan yang dilaksanakan bersama sejumlah pihak dengan Menteri Dalam Negeri.

“Kabupaten Jayapura, khusus Grimenawa menjadi prioritas pencabutan DOB-nya. Ini juga atas usulan dan surat masuk para tokoh adat dan masyarakat Tabi, karena Tabi juga akan didorong sebagai daerah pemekaran,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)