Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tolak rasisme, ribuan warga berunjukrasa di Wamena

Ribuan warga dari tiga suku besar di Wilayah Adat Lapago-yaitu Suku Huwula, Suku Yali, dan Suku Lanny-berunjukrasa di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (26/8/2019) untuk menolak rasisme terhadap orang Papua. – Dok. Bonny Lanny

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi  Ribuan warga dari tiga suku besar di Wilayah Adat Lapago-yaitu Suku Huwula, Suku Yali, dan Suku Lanny-berunjukrasa di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (26/8/2019). Dalam unjukrasa itu, masyarakat adat dari ketiga suku besar di Wilayah Adat Lapago itu menolak persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur.

Bonny Lanny, seorang aktivis dan warga Wamena, menuturkan unjukrasa lebih dari 5.000 warga itu memenuhi Jalan Yos Sudarso, salah satu jalan utama di Wamena. Massa memusatkan aksinya di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, menggelar orasi di sana. Akan tetapi, tidak semua peserta aksi damai itu tertampung di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, sehingga mereka tersebar di Jalan Yos Sudarso.

Bonny Lanny menuturkan, ruas Jalan Yos Sudarso, mulai dari pertigaan Jalan Gatot Subroto hingga ke Pasar Sinakma yang berjarak sekitar 2,4 kilometer ramai oleh para pengunjukrasa. “Massa berdemonstrasi di halaman Kantor Bupati, tetapi banyak orang tidak tertampung di sana. Jalan Yos Sudarso, dari ujung Bandara Wamena sampai Sinakma ditutup, karena banyaknya [pengunjukrasa],” ungkap Lanny saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Senin.

Di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, sejumlah pimpinan massa berorasi. “Aspirasi utama mereka adalah menuntut para pelaku rasisme [di Surabaya] segera diadili,”ungkap Bonny Lanny. Para peserta unjukrasa juga menuntut pemerintah daerah di Papua untuk segera memulangkan para pelajar dan mahasiswa yang bersekolah di luar Papua.

Loading...
;

Nato Dawi, seorang warga kota Wamena, mengatakan demonstrasi sejak Senin pagi itu membuat aktivitas di Wamena lumpuh. “Kios-kios dan perkantoran ini sunyi dari aktivitas,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top