Pinang, modal bersosialisasi di Papua dan 10 faktanya

Pinang, modal bersosialisasi di Papua dan 10 faktanya

Pinang adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Pinang juga merupakan nama buahnya yang diperdagangkan orang. Di Papua, pinang sangat populer di kalangan masyarakat lokal. Pinang yang dikunyah bersama sirih dan kapur sering-kali disebut “bahan kontak” dalam berbagai peristiwa sosial masyarakat setempat. Berikut 10 fakta pinang.
Batang pohon pinang lurus langsing menjulang. Ketinggiannya bisa mencapai 25 meter
(Kredit foto : indonesiakaya.com)
Diameter batang pohon pinang mencapai 15 cm, meski ada pula yang lebih besar.
Pelepah daun pinang berbentuk tabung dengan panjang 80 cm.
Pohon pinang memiliki tangkai daun pendek yang helaian daunnya bisa mencapai panjang 100 cm.
Tongkol bunga yang panjang dan mudah rontok muncul dibawah daun, panjang lebih kurang 75 cm.
(Kredit foto : sawonbudidaya.com)
Dengan 1 bunga betina pada pangkal, di atasnya dengan banyak bunga jantan tersusun dalam 2 baris yang tertancap dalam alur.
Bunga jantan panjangnya 4 mm dan berwarna putih kuning.
Setiap bungan jantan memiliki 6 untai benang sari.
Bunga betina panjangnya lebih kurang 15 mm dan berwarna hijau.
Buah pinang panjangnya antara 3,5 – 7 cm.