Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Turunnya tarif tiket pesawat tidak sebanding dengan kenaikan yang terlanjur terjadi di Papua

Anggota Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Mustakim – Jubi/Arjuna Pademme

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Anggota Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Mustakim menyatakan kebijakan Menteri Perhubungan menurunkan tarif tiket pesawat berkisar 12-16 persen tidak berdampak di Papua. Hal itu terjadi karena kenaikan tarif tiket pesawat yang terlanjur terjadi di Papua mencapai kisaran 40-85 persen.

Merespon maraknya protes warga atas mahalnya tarif tiket pesawat, akhirnya mulai 15 Mei 2019 lalu Kementarian Perhubungan memberlakukan tarif batas atas dan tarif batas bawah baru dalam penentuan tarif tiket pesawat di seluruh Indonesia. Tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Dalam Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri itu lebih rendah 12-16 persen dibandingkan TBA dan TBB sebelumnya.

Mustakim menilai upaya menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 12-16 persen itu tidak sebanding dengan kenaikan yang terlanjur terjadi sebelum beleid Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 diberlakukan. “Jika turunnya tarif tiket pesawat hanya berkisar 12-16 persen, untuk Papua itu belum terlihat. (Besaran penurunan tarif tiket itu tidak sebanding dengan kenaikan yang terlanjur terjadi di Papua). Saat tarif tiket pesawat naik, (kenaikannya) berkisar 40-85 persen,” kata Mustakim, Minggu (26/5/2019).

Upaya penurunan tarif tiket pesawat juga tidak efektif karena jauhnya rentang harga antara batas tarif atas dan batas tarif bawah rute penerbangan. Mustakim mencontohkan tarif batas atas tiket pesawat dari Jayapura ke Jakarta Rp4,6 juta, dengan tarif batas bawah Rp1,6 juta. Contoh lainnya dalah tarif batas atas tiket penerbangan dari Jayapura ke Makassar yang ditetapkan Rp2,8 juta, dengan tarif batas bawah Rp982 ribu.

Loading...
;

Mustakim sepakat dengan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal yang ingin tarif tiket pesawat ke Papua tidak menggunakan ambang batas. Mustakim menyatakan pengedalian tarif tiket pesawat di Papua akan efektif jika Kementerian Perhubungan mau menetapkan median dari rentang harga antara tarif batas atas dan tarif batas bawah sebagai harga tetap tarif tiket pesawat di Papua.

Sementar itu, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menyatakan Pemerintah Provinsi Papua akan mengevaluasi kebijakan Menteri Perhubungan menurunkan tarif tiket pesawat yang berkisar 12-16 persen. Besarnya potensi pengguna jasa transportasi penerbangan dari dan ke luar Papua diharapkan dapat dijadikan pertimbangan bagi pemerintah untuk menetapkan tarif tiket pesawat di Papua yang lebih terjangkau masyarakat di Papua.

“Turunnya tarif tiket pesawat akan dihitung (lagi, untuk mencari apakah ada) kemungkinan (tarif tiket itu) masih bisa diturun lagi. Semoga masih bisa diturunkan lagi,” kata Klemen Tinal.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top