Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Uang nominal Rp1000-2000 “tak berlaku” di Yahukimo

ilustrasi pecahan nominal Rp2000. Jubi/David Sobolim

Yahukimo,Jubi – Bank Indonesia perwakilan Papua diminta untuk melakukan sosialisasi dan pengawasan tentang penggunaan uang rupiah di daerah pegunungan. Di wilayah itu, pecahan uang nominal 1000-2000 rupiah dianggap “tidak berlaku” oleh sebagian warga.

“Kami minta Pemda Yahukimo dan Bank Indonesia segera turunkan harga yang selama ini di hitung mulai Rp5.000, yang membuat uang 1000-2000 rupiah tak berlaku,” ujarnya.

Di wilayah itu, semua barang di toko hingga di pasar, dijual dengan nominal minimal 5000 rupiah. Menurutnya, ini menjadi tanggungjawab pemerintah dan Bank Indonesia untuk sosialisasi penggunaan uang kertas di kepada masyarakat.

Kepala cabang bank Papua Niko Papua, mengatakan dalam pembayaran gaji pegawai negeri sipil masih berlaku uang lembaran Rp1000-2000. Tetapi di pasaran dan di masyarakat tidak berlaku.

Dia mengatakan, kewenangan untuk melakukan sosialisasi, sepenuhnya ada di tangan Bank Indonesia.
Wartawan Jubi mencoba membeli penganan kemasan dengan uang kertas lembaran Rp2000 di salah satu kios di Kota Dekai. Namun ditolak oleh penjaga kios.

Loading...
;

“ Maaf di sini kami tidak layani uang begitu, karena masyarakat tolak,” kata penjaga kios.(*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top