UN di Nduga tetap dilaksanakan, tapi soal tempat belum jelas

UN di Nduga tetap dilaksanakan, tapi soal tempat belum jelas

Kepala Dinas Pendidikan Nduga, Jennes Sampoue dan ketua panitia ujian nasional Nduga, Puji Astuti-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi – Dinas Pendidikan Kabupaten Nduga, Papua memastikan jika pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk siswa-siswi kelas XII SMA yang pada awal April akan ujian, akan tetap dilaksanakan.

Meski sejumlah siswanya berada di pengungsian di Wamena akibat konflik yang terjadi di sejumlah distrik, namun dinas pendidikan tetap memastikan jika UN akan tetap dilaksanakan.

“Panitia sudah oke dan sudah koordinasi dengan pemerintah daerah, dimana ujian tetap akan berjalan seperti biasanya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Nduga, Jennes Sampoue kepada wartawan di Wamena, Rabu (13/3/2019).

Ia katakan, UN di Ninianggen, Wudpaga, Wosak, Pilini, Giarek tetap dilaksanakan di daerah itu. Sedangkan untuk distrik lainnya diarahkan ke Keneyam, ibu kota kabupaten.

Sementara untuk peserta ujian yang bersekolah di wilayah konflik seperti Mbua, Dal, Yigi dan lainya, hal ini masih dikoordinasikan dengan Sekda dan Bupati Nduga menyangkut tempat pelaksanaan ujian.

“Memang pemerintah Kabupaten Jayawijaya siap memberikan tempat jika memang ujian dilakukan di Wamena, tetapi kami harus membuat suatu MoU atau penandatanganan kesepakatan bersama dinas pendidikan Jayawijaya,” katanya.

Meski begitu, ia belum bisa memastikan dimana akan dilaksanakan ujian. Pasalnya, sekda Nduga menghendaki agar ujian tetap dilaksanakan kembali ke sekolah asal atau dipusatkan di Keneyam, dan jika itu merupakan keputusan pimpinan daerah maka dinas siap melakukan mobilisasi siswa kembali ke sekolah asal.

“Mobilisasi siswa peserta ujian baik SMA, SMP dan SD ini dinas siap lakukan, baik yang melalui penerbangan maupun jalan darat,” katanya.

Kepala bidang guru dan tenaga kependidikan dinas pendidikan Nduga, Puji Astuti yang juga selaku ketua panitia UN menjelaskan, untuk peserta ujian di Nduga sendiri untuk SMA Keneyam ada 25 siswa, SMA Mbua 17 siswa, SMTK Firdaus 13 siswa dan SMK Keneyam 18 siswa. Sedangkan untuk SMP 177 siswa dan SD 616 siswa.

“Untuk SMK sementara laksanakan USBN di Keneyam, kemudian USBN SMA dilakukan 18 Maret 2019,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)