Uni Eropa bakal bantu pembangunan kembali Katedral Notre-Dame

Uni Eropa bakal bantu pembangunan kembali Katedral Notre-Dame

Ilustrasi pixabay.com

Kehancuran katedral Notre Dame di Prancis memberi pukulan ke seluruh Eropa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Strasbourg, Jubi – Uni Eropa janjikan bantuan pembangunan kembali  Katedral Notre-Dame, di Prancis yang sebelumnya terbakar berapa waktu lalu.  Kehancuran katedral Notre Dame di Prancis memberi pukulan ke seluruh Eropa.

“Eropa terluka, Prancis terluka, Paris terluka,” kata ketua Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, Selasa (16/4/2019), dalam Parlemen Eropa di Strasbourg.

Sejumlah pembicara yang pekan lalu berdebat tentang Brexit, kini menjadikan kebakaran bangunan abad pertengahan bersejarah itu sebagai alasan bagi Persatuan untuk menunjukkan akar persamaan masyarakat Eropa. “Kami semua berduka,” kata Juncker menambahkan.

Ia menyatakan insiden kebakaran tempat ibadah itu sungguh menyedihkan buat warga Prancis dan Uni Eropa. Menurut dia, Paris bukanlah tempat yang netral bagi hidup warga Eropa, disebutkan Katedral Notre-Dame merupakan tempat mereka jatuh hati lagi.

Menyaksikan kota ini dalam cengkeraman tragedi, bukan hanya soal arsitektur tetapi sesuatu yang menyentuh hidup orang Prancis, dihancurkan oleh api, sungguh menyayat hati.”

Mantan Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, yang menjadi ketua pertemuan puncak para pemimpin EU menyebut kesetiakawanan dengan seluruh bangsa Prancis dalam peristiwa itu.

“Saya ingin berkata untuk menghibur dan menunjukkan kesetiakawanan dengan seluruh bangsa Prancis dalam menghadapi tragedi Paris,” kata Tusk.

Ia mengundang seluruh 28 negara anggota untuk mengambil bagian membantu membangun kembali katedral itu. “Saya tahu bahwa Prancis bisa melakukannya sendiri, tetapi bantuan ini adalah sesuatu yang lebih dari bantuan materi,” kata Tusk.

Menurut dia, Katedral Notre-Dame yang hangus telah membuat warga Uni Eropa sadar bahwa mereka diikat oleh sesuatu yang penting dan lebih dalam ketimbang perjanjian.

Sementara itu Syed Kamall, ketua Konservatif di Parlemen Inggris, penyokong Brexit, mengatakan saat ini waktunya mengesampingkan politik. “Saya berharap kita semua dapat bersama-sama, apakah itu Inggris, Eropa atau di luar Eropa, bersama-sama dan berbuat semampu kita untuk membangun kembali,” kata Kamall.

Sedangkan Ketua Parlemen Antonio Tajani meminta 751 anggota untuk menyumbangkan gaji harian mereka. Berbicara dalam bahasa Prancis dia berkata: ” Sebagai bekas warga Paris, sebagai orang Italia dan sebagai orang Eropa, hati saya terluka, seperti hati kita semua, oleh kejadian kemarin di Paris. (*)

Editor : Edi Faisol

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)