Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Upaya pencarian helikopter MI-17, Bupati Pegunungan Bintang turun kampung

Salah satu helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD yang dikerahkan mencari helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019. – Dok. Pendam XVII Cenderawasih

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Bupati Pegunungan Bintang Constan Oktemka, Selasa (2/7/2019) pagi, turun ke kampung-kampung guna menanyakan warga terkait keberadaan helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak Jumat (28/6/2019).

Danrem 172 PWY, Kol Inf Binsar Sianipar, mengatakan Bupati Pegunungan Bintang didampingi Dandim 1702 Wamena, Letkol Inf Chandra Dianto, sudah terbang menggunakan helly bell 206 milik PT. Intan Perkasa dari Oksibil.

Helly yang menerbangkan Bupati Oktemka ke kampung-kampung di rute yang diduga dilalui helikopter berpenumpang 12 orang termasuk crew.

“Bupati dan rombongan akan ke beberapa kampung guna menanyakan kepada masyarakat apakah mendengar atau mengetahui keberadaan heli milik TNI AD,” kata Sianipar, seraya menambahkan, untuk menjangkau kampung-kampung yang disinggahi bila lewat darat butuh berhari-hari.

Pencarian saat ini difokuskan lewat udara karena tim darat sudah ditarik setelah tidak mendapat informasi lanjutan karena awalnya masyarakat di Oksob mengaku mendengar suara helikopter namun tidak terlihat akibat cuaca berkabut saat itu, jelas Kol Inf Sianipar, yang mengaku saat ini berada di Oksibil untuk memantau langsung upaya pencaharian yang sudah memasuki hari kelima.

Untuk sementara tim darat stand by di kampung Mirin, menunggu informasi lanjutan.

Loading...
;

“Mudah-mudahan tim segera dapat informasi tentang keberadaan heli tersebut,” harap Kol Inf Sianipar.

Sejak Minggu (30/6/2019), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) yang tergabung dalam tim SAR memperluas jangkauan pencarian terhadap Helikopter MI-17 di sekitar wilayah Lereh dan Airu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

“Kita memperluas pencarian darat, bukan hanya di wilayah Kabupaten Oksibil, tetapi kita juga mengirimkan satu tim untuk mencari helikopter MI-17 di daerah Lereh, dan satu tim lagi melakukan pencarian di Airu, Kabupaten Jayapura,” kata Wakapendam XVII Cenderawasih, Letkol (Inf) Dax Sianturi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (30/6/2019).

Perluasan pencarian di daerah Lereh dan Airu, kata dia, sehubungan dengan adanya informasi dari masyarakat bahwa mereka mendengar ada suara helikopter di dua titik tersebut pada Jumat (28/6/2019) saat Helikopter MI-17 dinyatakan hilang kontak.

Meskipun letaknya sangat berjauhan lokasi hilang kontak, kata dia, namun sekecil apapun informasi dari masyarakat tetap didalami.

“Sekecil apapun informasi dari masyarakat, tetap kita dalami, kita tetap mengirimkan pencarian di dua lokasi tersebut,” katanya.

Jumat (28/6/2019) pada pukul 11.49 WIT, Helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta crew yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Okbibab merupakan salah satu distrik atau kecamatan di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).

Sekitar pukul 11.44 WIT heli terbang ke Jayapura dan sesaat setelah terbang, yakni pukul 11.49, pilot sempat mengucapkan ‘terima kasih’ setelah melaporkan terbang di ketinggian 7.800 feet, 6 notical mile ke utara.

Berikut nama-nama anggota satgas pamtas Yonif 725/WRG yang ikut dalam helikopter tersebut yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin, dan Prada Tegar Hadi Sentana.

Sedangkan nama-nama awak helikopter tersebut yaitu Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo, dan Pratu Aharul. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top