Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Vietnam percepat identifikasi korban truk di Inggris

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Vinh, Jubi – Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, Nguyen Quoc Cuoang, mengatakan negaranya berusaha mempercepat identifikasi warganya yang diduga menjadi korban di antara jasad yang ditemukan di dalam sebuah truk dekat London pekan lalu.

“Kewarganegaraan para korban secara resmi belum dinyatakan,” kata Cuong di sela sebuah konferensi di Kota Vinh, di bagian utara-tengah Vietnam, Selasa, (29/10/2019).

Baca juga : Israel didesak untuk kembalikan 51 jenazah pejuang Palestina

Belasan Jenazah bayi di kota Detroit ditemukan membusuk

Pengadilan di Inggris bersidang pada Senin (28/10/2019) dan menemukan jejaring global terlibat dalam penyelundupan kelompok manusia tersebut. Sedangkan pengemudi truk itu menghadapi dakwaan perdagangan manusia dan pembunuhan.

“Vietnam dan Inggris berusaha mempercepat identifikasi jasad para korban tetapi tenggat waktu belum ditentukan,” ujar Cuong menambahkan.

Loading...
;

Pada Senin, pemerintah Vietnam mengatakan kepolisian Inggris telah mengirim dokumen-dokumen empat korban ke Hanoi untuk verifikasi lebih jauh.

Penemuan sejumlah jasad di kawasan industri dekat London pada pekan lalu, telah menyingkap perdagangan ilegal yang mengirim orang-orang miskin dari Asia dan Timur Tengah ke Barat dengan menempuh perjalanan yang berbahaya.

Di Vietnam, orang-orang pergi ke luar negeri karena terdorong mencari pekerjaan, dibujuk penyelundup, bencana alam dan tekanan pemerintah atas pengikut Katolik.

Pakar antiperdagangan manusia, migran dan anggota keluarga mereka menyebutkan keinginan besar untuk pergi ke luar negeri  menciptakan pasar bawah tanah di negara Asia Tenggara.  Hal ini menjadi kesempatan bagi penyelundup orang  menjanjikan paket aman bahkan sangat istimewa untuk perjalanan rahasia ke Eropa.

Kabar mengenai tragedi itu tersiar hingga ke Nghe An dan Ha Tinh, dua provinsi di bagian utara-tengah Vietnam, yang jauh dari Ibu Kota Vietnam, Hanoi. Banyak keluarga sedih mendengar kabar itu karena khawatir orang-orang yang mereka cintai termasuk di antara para korban yang meninggal.

Pihak berwenang di Nghe An telah mengeluarkan imbauan kepada para anggota keluarga untuk menyerahkan salinan foto dan identifikasi orang-orang yang hilang kepada Komite Rakyat setempat untuk verifikasi. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top