Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Wakil Ketua 2 Komite Legislatif ULMWP dikabarkan ditangkap polisi

Wakil Ketua 2 Komite Legislatif United Liberation Movement For West Papua atau ULMWP, Buchtar Tabuni (berdasi). – Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Ketua 2 Komite Legislatif United Liberation Movement For West Papua atau ULMWP, Buchtar Tabuni ditangkap polisi di Jayapura, Papua, pada Senin (9/9/2019). Tabuni ditangkap di rumahnya, dan dibawa ke Markas Brigade Mobil Daerah Papua di Kotaraja, Jayapura.

Juru Bicara Komite Aksi ULMWP Ice Murib mengatakan sejak Senin pagi sejumlah polisi telah datang dan menggeledah rumah Buchtar Tabuni. Saat itu Tabuni tidak berada di rumahnya.

Murib menyebut, sejumlah bagian rumah rusak saat polisi menggeledah rumah itu. “Bagian depan dan belakang rumah Buchtar rusak,” kata Murib saat dihubungi melalui panggilan telepon pada Senin.

Pada Senin pukul 17.30 WP, Tabuni pulang ke rumahnya. Ia langsung ditangkap polisi yang masih berjaga di sana. “Polisi membawanya dengan dua minibus dan satu mobil pickup ke Markas Brimob Kotaraja,” kata Murib.

Loading...
;

Jubi juga menerima informasi bahwa Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay ditangkap polisi pada Senin. Akan tetapi, juru bicara KNPB, Ones Suhuniap menyatakan belum mendapatkan informasi terkait penangkapan Kossay.

“Informasi itu belum jelas. Kami masih lacak. Kami akan umumkan setelah [berhasil] melacak keberadaan Ketua Umum KNPB Agus Kosay,” katanya.

Hingga berita diturunkan, belum diperoleh konfirmasi dari polisi. Sejak pukul 22.35 WP Jubi telah mengirimkan dua pesan singkat kepada Kepala Kepolisian Resor Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas untuk meminta konfirmasi kabar penangkapan itu. Akan tetapi, pesan singkat Jubi itu belum dibalas.

Kantor Berita Antara melansir pernyataan Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrim) Polda Papua Kombes Tony Harsono yang mengakui adanya aktivis KNPB dan ULMWP yang ditangkap polisi. Akan tetapi, Tony tidak menyebutkan identitas aktivis KNPB atau ULMWP yang ditangkap itu.

“Memang benar sudah ada anggota KNPB dan ULMWP yang diamankan, namun saat ini masih terus diperiksa penyidik. Ini baru ditangkap dan masih diperiksa karena akan terus dikembangkan hingga mengerucut,” kata Tony pada Senin.

Kantor Berita Antara menyebut pada Jumat (6/9/2019) lalu Direktorat Reskrim Polda Papua telah menangkap FBK dan AG di Sentani, Kabupaten Jayapura. Kini FBK dan AG telah ditetapkan sebagai tersangka tindakan pidana terhadap keamanan negara, menyiarkan suatu berita, mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

Berdasarkan penelusuran Jubi, FBK adalah mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Cenderawasih, F Bom Kombo. Sedangkan AG adalah Ketua BEM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Alexander Gobai. (*)

Keterangan: Berita ini mengalami penambahan informasi, inisial AG diterangkan kemudian sebagai Ketua BEM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Alexander Gobai.

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top