Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Wamen PUPR minta pengerjaan jalan trans Papua selesai tepat waktu

Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), John Wempi Wetipo (paling kiri) saat berbicara kepada seluruh pegawai peserta jalan santai Kementerian PUPR di Jayapura, Senin (2/12/2019). – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, John Wempi Wetipo meminta pengerjaan jalan trans Papua yang sempat tertunda karena ada gangguan keamanan bisa diselesaikan tepat waktu. Keberadaaan jalan tersebut sangat membantu pemerintah dalam menekan kemahalan harga di Papua.

Hal itu disampaikan John Wempi Wetipo usai berolahraga bersama seluruh pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) di Jayapura, Senin (2/12/2019). “Kami harap pengerjaan jalan trans Papua tidak mengalami hambatan, sehingga bisa segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Wetipo.

Ia katakan, selama ini masyarakat hanya mengetahui adanya pembangunan ruas jalan Jayapura – Wamena. Padahal ada juga pembangunan ruas jalan Pegunungan Bintang – Jayapura, Boven Digoel – Yahukimo, dan Merauke – Mappi. Ia menyatakan pembangunan seluruh jalan trans Papua itu menjadi perhatian Kementerian PUPR.

“Semua ini masih terus berproses. Kami harapkan tahun depan (2020) semua sudah selesai dikerjakan sesuai target,” ujarnya.

Loading...
;

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Osman Harianto Marbun mengatakan perkembangan pengerjaan sejumlah jalan trans Papua telah mencapai 97 persen. Sisa pekerjaan itu akan diselesaikan pada 2020.

“Tadinya kami menginginkan jalan Trans Papua rampung di tahun ini. Namun ada beberapa pengerjaan harus terhenti karena gangguan keamanan,” kata Osman.

Ia mencontohkan pembangunan ruas jalan Wamena (Kabupaten Jayawijaya) ke Mbua (Kabupaten Nduga), ruas jalan Dekai (Kabupaten Yahukimo) ke Kenyam (Kabupaten Nduga), dan ruas jalan Ilaga ke Sinak (Kabupaten Puncak Jaya) yang terhenti terhenti karena gangguan keamanan.

“Program penuntasan jalan trans Papua untuk perbatasan masih 179 kilometer lagi, dari Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang ke arah Jayapura. Intinya, kami menunggu kondisi aman, baru pekerjaan tersebut diselesaikan. Akan tetapi, kami pastikan tahun depan semua [ruas jalan] sudah selesai,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jalan di daerah rawan dilaksanakan oleh Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) TNI AD. Namun, ada juga ruas jalan yang dibangun kontraktor swasta, dan Denzipur hanya memastikan keamanan para pekerja di sana.

“Hingga kini jalan trans Papua yang sudah terbuka aksesnya adalah jalan ruas Jayapura – Wamena. Ruas jalan itu meningkatkan konektivitas menuju delapan kabupaten di wilayah pegunungan [tengah] Papua yakni Yalimo, Jayawijaya, Tolikara, Puncak Jaya, Puncak, Lanny Jaya, Memberamo Tengah dan Nduga,” jelasanya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top