Warga Binaan LP Nabire salurkan hak suara

Warga Binaan LP Nabire salurkan hak suara

Antrian warga Binaan LP Nabire untuk memberikan hak suaranya – Jubi/Titus Ruban

Nabire, Jubi – Puluhan Warga Binaan Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Nabire menyalurkan hak suaranya pada Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April 2019.

Mereka memilih di tempat Pemungutan Suara (TPS) 23 yang berada di dalam LP tersebut. Tepatnya di Kelurahan Nabarua, Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

Ketua KPPS, Yakop Passorong mengatakan jumlah DPT sebanyak 186, sejumlah dengan formulir C6 (surat undangan) 186. Sementara jumlah warga binaan sebanyak 179.

“Ada empat orang di bawah umur dan delapan orang warga Negara Asing (WNA), mereka tidak memilih, ” katanya.

Dijelaskan Passorong, untuk warga binaan yang memiliki hak suara namun namanya tidak terdaftar di DPT, pihaknya tetap mengakomodir dengan KTPnya untuk memberikan hak suara.

“Selain itu, saksi partai dan petugas jaga. Tapi kalau petugas jaga kita akan lihat, bila ada kertas suara sisa, akan diakomodir,” terangnya.

Kepala LP kelas IIB Nabire, Sopian menambahkan, sebelumnya, sesuai surat dari Dirjen Pemasyarakatan tentang pemutahiran data. Dan dari awal LP Nabire dari pemutahiran data belum mumpuni untuk semuanya ikut serta.

Namun beberapa waktu lalu dengan Disdukcapil guna perekaman data bagi warga binaan yang belum memiliki rekam data.

“Setelah itu, hasilnya diserahkan ke KPU dan akhirnya ada DPT untuk warga binaan, ” terangnya.

Lanjut dia, perlu diingat bahwa dari jumlah yang DPT yang ada, tentu ada beberapa warga binaan yang telah bebas.

“Namun, kami memberikan kesempatan kepada mereka yang sudah keluar untuk mencoblos sepanjang syrat suara masih tersedia,” bebernya.

Disinggung kemungkinan intervensi untuk memenangkan calon tertentu, kata Kalapas LP Nabire adalah institusi yang sesuai aturan tidak boleh ikut berpolitik praktis.

“Maka, tidak dibolehkan ada kampanye atau sejenisnya termasuk memenangkan kandidat tertentu. Jadi dari awal masa kampanye kami tidak mau terlibat politik praktis, ” jelasnya.

Seorang Warga Binaan (YF) menyatakan dirinya dan kawan – kawannya siap mencoblos. dia bilang, dalam pemilihan saat ini, tidak ada intervensi dari pihak manapun yang mengarahkan untuk memilih calon tertentu.

“Kami siap mencoblos, sesuai hati nurani masing – masing, ” tandasnya. (*)

.

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)