Warga Jayapura masih bayar layanan Gojek Jayapura yang lebih mahal dari batas atas Permenhub

Warga Jayapura masih bayar layanan Gojek Jayapura yang lebih mahal dari batas atas Permenhub

Foto ilustrasi aplikasi layanan ojek daring Gojek. – Unsplash.com/Fikri Rasyid

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Layanan ojek daring Gojek di Jayapura belum memberlakukan ketentuan tarif yang diatur Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019 tentang pedoman perhitungan biaya jasa sepeda motor untuk kepentingan masyarakat melalui aplikasi. Para pengguna layanan Gojek di Jayapura membayar lebih mahal dibandingkan tarif batas atas dalam aturan menteri itu.

Humas Gojek Project Jayapura, Eka Putra, menjelaskan hingga kini pihaknya belum mengubah biaya layanan Gojek di Jayapura. “Sampai sekarang, tarif layanan Goride untuk 2 kilometer pertama Rp10 ribu, dan tarif kilometer selanjutnya Rp4.500 per kilometer,” ujar Eka Putra di Jayapura, Senin (13/5/2019).

Menurut Eka, pemberlakuan tarif itu mendapatkan respon beragam dari masyarakat Jayapura, dan Gojek mempelajari berbagai respon tersebut. “(Hingga kini) manajemen pusat Gojek belum memberikan arahan terkait pemberlakuan tarif Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019n itu,” kata Eka.

Tarif layanan Gojek di Jayapura itu lebih mahal dibandingkan tarif batas atas yang ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. Aturan itu menyatakan biaya jasa minimal ojek daring sebenar Rp7.000 – Rp10.000. Selain itu, batas atas biaya jasa dipatok Rp2.600 per kilometer.

Marno, salah satu pengemudi ojek Gojek di Jayapura, mengaku belum mengetahui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. “Saya sepi order, jadi jarang membuka aplikasi. Saya tidak tahu kalau ada aturan menteri itu,” kata Marno. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)