Warga Kampung Adat Yoboi mengungsi

Warga Kampung Adat Yoboi mengungsi

Kondisi Kampung Adat Yoboi yang terendam kenaikan muka air Danau Sentani pasca banjir bandang menerjang Kabupaten Jayapura pada Sabtu (17/3/2019). – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sejumlah 742 warga Kampung Adat Yoboi di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, mengungsi karena kampungnya terendam kenaikan muka air Danau Sentani, Selasa (19/3/2019). Para warga Yoboi itu mengungsi ke Kampung Kehiran yang juga terletak di Distrik Sentani.

Kepala Kampung Adat Yoboi, Zefanya Wally ketika dikonfirmasi pada Rabu (20/3/2019) menyatakan tinggi muka air Danau Sentani terus naik sejak banjir bandang menerjang Kabupaten Jayapura pada Sabtu (16/3/2019) lalu. Karena hujan terus mengguyur Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura, pada Minggu, Senin, dan Selasa, tinggi muka air Danau Sentani naik semakin cepat.

“Air naik semakin cepat. Dalam dua hari saja, air sudah naik dari setinggi betis menjadi setinggi dada orang dewasa. Kami terpaksa meninggalkan kampung kami, mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Wally saat ditemui di Sentani, Rabu (20/3/2019).

Wally menjelaskan sejumlah 742 jiwa warga yang mengungsi itu terdiri dari 123 keluarga yang menempati 62 unit rumah di Kampung Yoboi. Para warga akhirnya memilih mengungsi, karena debit air yang terus memasuki Danau Jayapura sangat tinggi. Selain itu, para perempuan dan anak-anak tidak bisa lagi beraktivitas di Kampung Yoboi.

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Yoboi, Alberth Tokoro mengatakan ia dan keluarganya telah mengantisipasi kenaikan muka air Danau Sentani.“Tokoro menuturkan, pada Minggu (17/3/2019) lalu, ia dan keluarganya mulai mengamankan barang berharga mereka.

“Pada hari kedua pasca banjir bandang (Senin-Red), barang-barang itu sudah kami ungsikan ke rumah kerabat di Kampung Kehiran. Sebagian warga Yoboi sudah mengungsi sejak Senin. Saya hanya (datang ke Yoboi untuk) memastikan rumah kami dalam kondisi kokoh berdiri, walaupun setengah tinggi bangunannya terendam air,” kata Tokoro. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)