Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Warisan dunia di Polinesia Prancis terancam perubahan iklim

Situs Taputaputea marae dimasukkan dalam daftar warisan budaya dunia oleh UNESCO. – PINA

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Paris, Jubi – Sebuah pusat penelitian kelautan di Perpignan, Prancis Selatan, akan melakukan studi tentang dampak perubahan iklim dan erosi tanah di situs pemakaman sakral di Pulau Raiatea, Polinesia Prancis.

Kuil udara terbuka yang dikenal sebagai Taputaputea marae itu, merupakan situs politik, upacara tradisional, dan pekuburan, dengan satu batu besar menjulang di tengahnya. Situs itu dimasukkan dalam daftar warisan budaya dunia oleh UNESCO pada Juli 2019. Taputapuatea adalah kompleks marae besar di Taputapuatea, di pantai tenggara Raiatea. Situs ini memiliki sejumlah marae dan struktur batu lainnya dianggap sebagai kuil paling penting, dan pusat keagamaan di Polinesia Timur.

Seorang peneliti dari pusat Center Recherche Ecosystemes Marins (CREM) berkata kepada sejumlah jurnalis Pasifik yang sedang berkunjung ke Prancis, permintaan tersebut datang dari Pemerintah Polinesia Prancis.

“Kami sedang menunggu urusan pendanaan untuk diselesaikan sebelum memulai pekerjaan kami. Ini adalah pertama kalinya kami akan melakukan studi seperti ini di luar daratan Prancis”, kata peneliti senior itu. “Ada kekhawatiran di Polinesia Prancis dengan perubahan iklim dan naiknya permukaan laut, pekuburan suci itu akan sangat dipengaruhi oleh erosi tanah.”

Loading...
;

Erosi tanah yang terjadi di daerah pinggiran pantai juga merupakan kekhawatiran besar bagi kota-kota Prancis lainnya, yang terletak di sepanjang Laut Mediterania. Data yang dianalisis dari abad terakhir hingga 1984 menunjukkan erosi sebesar 4,1 juta meter persegi, tetapi telah meningkat menjadi 30,2 juta meter persegi hingga 2001.

“Kita harus mulai menangani isu erosi di daerah tepian pantai kita, terutama untuk infrastruktur dan area perumahan yang berada di sepanjang pantai. Di Montpellier, kita telah memindahkan jalan sepanjang 2-3 kilometer dari pinggiran pantai ke arah darat. Pemerintah juga mulai mengalihkan pembangunan dari daerah pesisir.

Dampak perubahan iklim pada masyarakat pesisir juga mempengaruhi kota-kota Prancis, di sepanjang pantai Mediterania di Prancis Selatan. (PACNEWS/Makereta Komai)

 


Editor : Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top