Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Widyaiswara, administrator dan pengawas ikuti lokakarya coaching dan mentoring

Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Any Rumbiak dan Kepala BPSDM Papua, Zakarias Giyai (tengah), berfoto bersama peserta lokakarya coaching dan mentoring. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Puluhan Widyaiswara, administrator, dan pengawas di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura mengikuti lokakarya coaching dan mentoring di Kota Jayapura, Papua, 22-23 Oktober 2019. Lokakarya itu digelar untuk mengembangkan kompetensi para peserta.

Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Any Rumbiak mengatakan lokakarya coaching dan mentoring itu bagian dari upaya peningkatan dan pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di Papua.

“ASN dituntut untuk memenuhi kualifikasi sesuai dengan formasi. Setelah menjadi ASN, mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi minimal 20 jam pelajaran per tahun. [Pengembangan kompetensi itu dapat dilakukan] melalui pelatihan klasikal maupun non klasikal,” kata Any Rumbiak saat membuka pelatihan itu, Selasa (22/10/2019).

Ia menekankan pengembangan kapasitas ASN juga membutuhkan bimbingan dari atasannya, atau bimbingan dari pegawai yang memiliki pengalaman di bidangnya. Bimbingan juga dapat diperoleh dari orang yang ahli dalam menggali potensi.

Loading...
;

Rumbiak menyatakan BPSDM Papua mengamati bahwa ASN dan atasan ASN belum memahami cara melakukan coaching dan mentoring. “Untuk itu, BPSDM Papua bekerjasama dengan Pusat Pembinaan Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional ASN Lembaga Administrasi Negara RI untuk menggelar lokakarya itu,” kata Rumbiak.

Ditempat yang sama. Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kompetensi Pegawai ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Muhammad Aswad mengatakan Provinsi Papua bisa menjadi percontohan dalam kebijakan dan manajemen sumber daya manusia aparatur berdasarkan kualifikasi.

“Kami ingin proses pengembangan kompetensi bagi ASN bisa berjalan secara optimal dan berkesinambungan bagi seluruh ASN di Papua. Lokakarya coaching dan mentoring ini akan menjadi salah satu metode yang bermanfaat bagi proses pengembangan kompentensi,” kata Aswad.

Aswad menyebut Provinsi Papua menjadi salah satu provinsi yang sudah lokakarya coaching dan mentoring. “Kami sangat bersyukur Papua menjadi pioner dalam proses coaching dan mentoring. Harapan kami ke depan Papua menjadi percontohan di wilayah Indonesia timur,” ujar Aswad.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top