Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Yoman tolak seluruh dakwaan kasus penembakan

Agenda sidang eksepsi di PN Manokwari. Terdakwa Kartu Kuning Yoman alias Yogor Telenggen bantah dakwaan JPU soal penembakan di kali Semen dan bandara Mulia. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Manokwari, Jubi – Terdakwa Kartu Kuning Yoman alias Yogor Telenggen membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Nabire atas keterlibatan dirinya dalam peristiwa penembakan di Kali Semen dan juga penembakan pesawat Trigana Air di bandara Mulia.

Bantahan Yoman disampaikan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Manokwari dengan agenda sidang eksepsi (pengajuan keberatan), Jumat (15/2/2019). Pada sidang kedua ini, terdakwa Yoman didampingi dua penasehat hukum diantaranya, Piter Welikin dan Ruben Sabami.

Dalam fakta persidangan, terdakwa Yoman mengaku tidak terlibat dalam penembakan di kali semen dan bandara mulia sebagaimana didakwa dalam dakwaan JPU. Terdakwa mengaku dua peristiwa itu sudah disidangkan sebelumnya bersama kasus penembakan di Polsek Pirime dan telah mendapat vonis hukuman seumur hidup.

Meski demikian, JPU mengaku tetap berpegang pada dakwaannya. Sebab menurut jaksa, terdakwa Yoman sebelumnya disidang dengan vonis seumur hidup, itupun hanya atas kasus penembakan di Polsek Pirime.

Loading...
;

Sementara itu, Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Sonny A.B Loemoery mengatakan, apapun alasan Yoman bisa diajukan dalam sidang berikutnya yang disertai dengan pembuktian.

“Kalau ada bukti bukti pembelaan, bisa dilakukan. Baik itu pembuktian berupa saksi maupun surat. Nanti koordinasi lagi dengan penasehat hukum,” ujar Hakim.

Sementara itu, JPU Kejaksaan Negeri Nabire, Arnolda Awom yang ditemui usai sidang mengatakan, akan menghadirkan sembilan orang saksi dalam pekan depan yang mengadendakan pemerikaan sejumlah saksi.

“Sembilan saksi itu untuk dakwaan ke satu, ke dua dan ketiga,” ungkapnya.

Diketahui Yogor Telenggen didakwa dengan 3 pasal. Dakwaan pertama adalah pasal 340 KUHP tentang penembakan berencana terhadap anggota Kopasus di Pasar Distrik Sinak.  Sementara dakwaan kedua yakni pasal 365 ayat (1) dan ayat (3) KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dan dakwaan ketiga, pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 Tahun 1951. (*)

 

 

Editor       : Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top