HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Yunus Wonda: Kalau merasa tokoh Papua, saat ada masalah jangan hilang

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda – Jubi/Arjuna Pademme.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua DPR Papua, Yunus Wonda meminta pihak yang selalu mengklaim diri sebagai perwakilan masyarakat Papua untuk berhenti melakukan tindakan yang justru mementingkan keuntungan pribadi.

Ini menyusul adanya pertemuan dari 61 orang yang mengatasnamakan diri sebagai tokoh Papua dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Selasa (10/9/2019) kemarin.

“Kalau memang kita merasa tokoh, pada saat ada masalah hadir di situ baru kita bilang kami ini tokoh. Jangan saat ada masalah hilang, nanti pada saat sudah aman baru bawa diri. Tidak boleh begitu,” kata Yunus Wonda, Rabu (11/9/2019).

Menurut Wonda, jika mereka yang bertemu Presiden itu benar-benar mewakili Papua, harusnya bisa menyampaikan inti permasalahan di Papua. Faktanya, dalam pertemuan itu sama sekali tak disinggung persoalan inti yang menyebabkan ratusan mahasiswa dari berbagai kota studi pulang ke Papua.

Loading...
;

“Apakah mereka bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa, dan mahasiswa akan menyambut mereka?” ujarnya.

Wonda mengatakan, siapapun berhak dan boleh bertemu presiden. Namun ia meminta agar semua pihak tak asal mengklaim sebagai perwakilan tokoh atau masyarakat Papua.

Ia juga mengingatkan pemerintah jika ingin bertemu para tokoh Papua, harusnya mengundang semua tokoh dari lima wilayah adat di Papua dan dua wilayah adat di Papua Barat.

“Jangan mengundang kelompok-kelompok yang menamakan diri tokoh. Kalau hanya mewakili satu wilayah adat, tidak bisa diklaim seluruh tokoh Papua. Saya tidak melihat itu mewakili Papua. Aspirasi yang mereka sampaikan, juga tidak mewakili aspirasi masyarakat Papua,” ucapnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top